Fraksi PAN Gugat Infrastruktur Sumenep, Jalan hingga Drainase Disorot

 


Fokusmadura.com — Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kabupaten Sumenep melontarkan kritik tajam terhadap kondisi infrastruktur yang dinilai masih jauh dari layak. Sorotan itu mencuat dalam Rapat Paripurna saat penyampaian laporan hasil Reses II Tahun Sidang 2026.

Dalam forum tersebut, Fraksi PAN menegaskan bahwa berbagai persoalan infrastruktur masih menjadi keluhan utama masyarakat di hampir seluruh wilayah.

Anggota Fraksi PAN, H. Hairul Anwar, mengungkapkan bahwa jalan rusak masih menjadi masalah paling dominan dan berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi, mobilitas, hingga keselamatan warga.

“Kerusakan jalan masih mendominasi aduan masyarakat. Dampaknya luas dan dirasakan langsung oleh warga,” tegasnya, Selasa (31/3).

Ia mencontohkan kondisi di Desa Pragaan Laok, di mana masyarakat terpaksa melakukan perbaikan jalan secara swadaya karena belum tersentuh penanganan pemerintah.

Selain jalan, Fraksi PAN juga menyoroti sistem drainase yang dinilai tidak berfungsi optimal. Akibatnya, genangan air kerap terjadi saat musim hujan dan mempercepat kerusakan infrastruktur, seperti yang terjadi di Jalan Trunojoyo, Desa Gedungan, Kecamatan Batuan.

“Drainase yang buruk memperparah kondisi jalan. Ini harus ditangani secara terpadu, tidak bisa setengah-setengah,” ujarnya.

Persoalan lain yang tak kalah krusial adalah banyaknya Penerangan Jalan Umum (PJU) yang tidak berfungsi, terutama di wilayah Kecamatan Gapura, Batang-Batang, hingga Dungkek. Kondisi ini dinilai meningkatkan risiko kecelakaan serta mengganggu keamanan masyarakat pada malam hari.

Tak hanya itu, Fraksi PAN juga menyinggung kerusakan tangkis laut di wilayah pesisir yang berpotensi memicu abrasi dan mengancam permukiman warga.

Fraksi PAN menegaskan, seluruh temuan dalam reses harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan dijadikan dasar dalam menentukan skala prioritas pembangunan.

“Kami mendesak pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret. Infrastruktur harus menjadi prioritas utama jika ingin mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Hairul.***

Posting Komentar

0 Komentar